KARTINI-KARTINI PLN PEDULI GIZI BURUK

Dalam rangka memperingari hari Kartini dan ulang tahun Persatuan Ibu-ibu (PI) PLN, kartini-kartini muda persatuan ibu-ibu PLN cabang Luwuk yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kab. Banggai mewujudkan suatu Bakti Sosial kepedulian terhadap generasi penerus bangsa khususnya bagi bayi dan balita yang menderita kekurangan gizi (Gizi Buruk) baru-baru ini dilaksanakan di desa Rata. Tak urung balai desa yang sementara dalam proses pemugaran itu penuh sesak dengan ibu-ibu bersama bayi dan balita mereka. Karena selain memberikan bantuan intervensi kasus gizi buruk juga diberikan bantuan kepada bayi-balita dengan status gizi baik. Tercatat lebih dari 80 bayi-balita yang mendapat bingkisan ini. Sementara bayi, balita yang mendapat intervensi gizi buruk untuk kecamatan Toili Barat berjumlah 13 kasus, dan 8 kasus diantaranya berasal dari desa Rata, 1 orang dari Sindang Sari, 1 orang dari Gunung Karamat dan 1 orang dari Karya Makmur. Sedangkan 3 kasus juga ditemukan di wilayah kecamatan Toili, 2 kasus diantaranya berasal dari desa Singkoyo. Banyaknya kasus di desa Rata ditanggapi serius oleh bapak Kepala Dinas Kesehatan Kab. Banggai dr. H. Hariadi, M.Kes karena melihat kondisi geografis desa Rata yang terletak dipinggir pantai dan merupakan penghasil ikan, yang seharusnya daerah tersebut tidak boleh ada gizi buruk. Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Kab. Banggai menegaskan bahwa untuk membentuk Generasi muda yang cerdas yang dapat membangun bangsa ini kedepan dibutuhkan bayi-balita yang sehat, dengan gizi yang seimbang karena lanjut beliau kondisi gizi mempengaruhi kualitas hidup seseorang karena setelah usia 2 tahun sudah tidak akan terjadi lagi pertumbuhan sel-sel otak. Oleh karena itu menurut Ir. Wijianto, M.Kes (Kasie. Gizi dan Promosi kesehatan Dinkes Kab. Banggai) dalam penyuluhannya menambahkan bahwa perlu dilakukan pemantauan pertumbuhan balita secara kontinyu melalui KMS (Kartu Menuju Sehat) dengan melakukan penimbangan rutin di posyandu, agar secara dini dapat diketahui terjadinya penyimpangan pertumbuhan yang pada akhirnya akan menjadi gizi buruk. Sehingga bila para orang tua rajin membawa anaknya ke posyandu secara dini akan dapat dicegah terjadinya kasus gizi buruk. Kepala Puskesmas Toili III dr. Christofel Ladja ketika dikonfirmasi pada saat itu membenarkan bahwa adanya kasus gizi buruk diwilayah kerjanya selain dipengaruhi oleh adanya sumber-sumber gizi yang masuk (makanan, red) juga dipengaruhi oleh beberapa factor diantaranya lingkungan, tingkat pendidikan/pemahaman orang tua, pola asuh, budaya dll. Puskesmas Toili III sendiri telah banyak melakukan kegiatan penyuluhan yang menyangkut gizi buruk dan memberikan program stimulant vitamin bagi bayi-balita yang dating ke posyandu. Langkah kongrit yang pernah dilakukan pada kasus gizi buruk dalam 1 rumah tangga (satu ibu dengan 3 anak) yang mengalami gizi buruk telah kami rujuk ke rumah sakit, namum yang bersangkutan belum pulih benar (pengobatan belum selesai) sudah pulang dari rumah sakit. Namun lanjut dr. Christofel mengucapkan terima kasih kepada Kartini-kartini PLN atas bakti social yang dilaksanakan di desa Rata dan berharap agar ke depan instansi-instansi lain yang ada juga dapat mengikuti apa yang telah dilaksanakan oleh PI PLN ini. Karena kasus gizi buruk, atau kasus kesehatan bukan sleuruhnya tanggung jawab pihak kesehatan saja, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama.



About these ads

2 Tanggapan

  1. Ass …

    Mantap infonya

    Wasalam …

  2. Mmm…bagus tuh infonya
    tingkatkan lagi ya…
    eh iya, cm mo blg namax kapus toili 3 nda salah tuh?
    btw,kok saya nda denger ya soal info ini
    tp pkoknya Smangat ya n trs maju!!!
    Sukses deh….

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: