<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Uji Kompetensi Dokter Indonesia Tahun 2009</title>
	<atom:link href="http://dinkesbanggai.wordpress.com/2009/02/27/uji-kompetensi-dokter-indonesia-tahun-2009/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dinkesbanggai.wordpress.com/2009/02/27/uji-kompetensi-dokter-indonesia-tahun-2009/</link>
	<description>BANGGAI SEHAT 2010</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 Dec 2009 11:59:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: jono is dr</title>
		<link>http://dinkesbanggai.wordpress.com/2009/02/27/uji-kompetensi-dokter-indonesia-tahun-2009/#comment-189</link>
		<dc:creator>jono is dr</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Dec 2009 11:59:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dinkesbanggai.wordpress.com/?p=326#comment-189</guid>
		<description>Tiap kali seminar 2 SKP dalam kota  mesti buang minimal 300 ribu untuk ongkos,bensin dan biaya seminar itu,belum waktu tenaga dan jadwal praktek terbuang yang berarti tidak dapat uang.SKP mesti 250,dari praktek sehari2 cuma 12 skp _ 25 skp pertahun.kalau mesti ikut 100 seminar,berarti dokter2 harus anggarkan lebih dari 30 juta untuk 5 tahun buat seminar.setahun 6 juta. Apa lebih baik untuk fakir miskin aja? Dokter bukan orang kaya.kalau untuk tambah ilmu gak mesti ikut seminar kan,baca buku juga bisa.kasih buletin untuk dokter baca. Perawat,bidan mantri praktek tidak dipermasalahkan.apa kompetensi lulusan para dokter di tanah air lebih meragukan dari mereka? Seminar pun tidak terjadwal dab tidak memfasilitasi perolehan skp. Aturan apa ini!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tiap kali seminar 2 SKP dalam kota  mesti buang minimal 300 ribu untuk ongkos,bensin dan biaya seminar itu,belum waktu tenaga dan jadwal praktek terbuang yang berarti tidak dapat uang.SKP mesti 250,dari praktek sehari2 cuma 12 skp _ 25 skp pertahun.kalau mesti ikut 100 seminar,berarti dokter2 harus anggarkan lebih dari 30 juta untuk 5 tahun buat seminar.setahun 6 juta. Apa lebih baik untuk fakir miskin aja? Dokter bukan orang kaya.kalau untuk tambah ilmu gak mesti ikut seminar kan,baca buku juga bisa.kasih buletin untuk dokter baca. Perawat,bidan mantri praktek tidak dipermasalahkan.apa kompetensi lulusan para dokter di tanah air lebih meragukan dari mereka? Seminar pun tidak terjadwal dab tidak memfasilitasi perolehan skp. Aturan apa ini!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: jay</title>
		<link>http://dinkesbanggai.wordpress.com/2009/02/27/uji-kompetensi-dokter-indonesia-tahun-2009/#comment-176</link>
		<dc:creator>jay</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 22:57:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dinkesbanggai.wordpress.com/?p=326#comment-176</guid>
		<description>Payah segala ada perpanjangan str, ya di kota enak banyak seminar cb dokter yg tinggal dikampung kpn mau seminar soalnya IDI cabang jarang ngadain seminar, yg bkn pusing hrs ngumpulin 250 skp..woii orang2 KKI pada mikir dong kl bikin peraturan jangan ingin enak sendiri, situ enak orang kota aksesnya banyak nah kl yg di kmpung gimana tolong dipikirkan dan di tinjau ulang lagi!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Payah segala ada perpanjangan str, ya di kota enak banyak seminar cb dokter yg tinggal dikampung kpn mau seminar soalnya IDI cabang jarang ngadain seminar, yg bkn pusing hrs ngumpulin 250 skp..woii orang2 KKI pada mikir dong kl bikin peraturan jangan ingin enak sendiri, situ enak orang kota aksesnya banyak nah kl yg di kmpung gimana tolong dipikirkan dan di tinjau ulang lagi!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: RINI</title>
		<link>http://dinkesbanggai.wordpress.com/2009/02/27/uji-kompetensi-dokter-indonesia-tahun-2009/#comment-169</link>
		<dc:creator>RINI</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 12:35:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dinkesbanggai.wordpress.com/?p=326#comment-169</guid>
		<description>Selamat atas terpilihnya Dr.dr. Endang Rahayu sebagai mentri kesehatan. semoga menteri yang sekarang lebih memikirkan nasib kaum dokter di indonesia dg membuat segala peraturan yang mempersulit teman teman dokter....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat atas terpilihnya Dr.dr. Endang Rahayu sebagai mentri kesehatan. semoga menteri yang sekarang lebih memikirkan nasib kaum dokter di indonesia dg membuat segala peraturan yang mempersulit teman teman dokter&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Sadar</title>
		<link>http://dinkesbanggai.wordpress.com/2009/02/27/uji-kompetensi-dokter-indonesia-tahun-2009/#comment-154</link>
		<dc:creator>Sadar</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 14:34:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dinkesbanggai.wordpress.com/?p=326#comment-154</guid>
		<description>mau sampai kpn UKDI diberlakukan.UKDI adalah mesin Pencipta pengangguran buat para dokter.UKDI tidak menghargai pendidikan dokter formal yg dilaksanakan oleh Negeri dan Swasta.UKDI menjadi mesin ATM secara kasar UKDI sbg pemeras dokter2 yg br slsi angkat sumpah.....ha ha ha ha ha hidup sudah susah justru dipersulit dg peraturan2 yg merugikan.............apalagi ya trik kedepannya tuk menghasilkan duit tuk memeras........kasihan negeriku Indonesia....wargamu tidak bisa mendedikasikan dirinya sbg dokter.....dr suara hati yg tertindas oleh TS yg lupa akan Sumpah dokter.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mau sampai kpn UKDI diberlakukan.UKDI adalah mesin Pencipta pengangguran buat para dokter.UKDI tidak menghargai pendidikan dokter formal yg dilaksanakan oleh Negeri dan Swasta.UKDI menjadi mesin ATM secara kasar UKDI sbg pemeras dokter2 yg br slsi angkat sumpah&#8230;..ha ha ha ha ha hidup sudah susah justru dipersulit dg peraturan2 yg merugikan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.apalagi ya trik kedepannya tuk menghasilkan duit tuk memeras&#8230;&#8230;..kasihan negeriku Indonesia&#8230;.wargamu tidak bisa mendedikasikan dirinya sbg dokter&#8230;..dr suara hati yg tertindas oleh TS yg lupa akan Sumpah dokter.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: lia</title>
		<link>http://dinkesbanggai.wordpress.com/2009/02/27/uji-kompetensi-dokter-indonesia-tahun-2009/#comment-131</link>
		<dc:creator>lia</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 08:35:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dinkesbanggai.wordpress.com/?p=326#comment-131</guid>
		<description>kalo untuk yg drg ada tidak? mohon infonya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo untuk yg drg ada tidak? mohon infonya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
