PELAYANAN KESEHATAN TERPADU DINKES BANGGAI DLM RANGKA MEMPERINGATI HARI MALARIA SEDUNIA THN 2009

malaria33-3Penyakit malaria merupakan salah satu penyakit yang sampai saat ini masih menjadi maslaah kesehatan masyarakat karena belum dapat dikendalikan secara tuntas dan konfrehensif kadangkala penderita cenderung meningkat. Untuk kab.banggai penyakit ini merupakan masalah kesehatan yang harus mendapatkan perhatian dan penanganan yang serius karena sampai pada tahun 2008, penyakit tersebut menempati urutan ke-3 dari sepuluh besar penyakit menular yang menonjol di kabupaten banggai.

Kabupaten banggai merupakan daerah endemis malaria dimana berdasarkan laporan hasil kegiatan program malaria bahwa kab.banggai API sampai tahun 2008 adalah 15,47 0/00, jumlah penderita malaria klinis tahun 2008 sebanyak  14.932 jiwa (annual malaria incident 48,93 permil)dan dengan demikian masyarakat yang tinggal di kabupaten ini cenderung untuk tertular penyakit malaria.

Berbagai upaya pengendalian telah dilaksanakan dan telah berhasil menurunkan jumlah penderita di beberapa wilayah.,diantaranya : biological control dan larvaciding dibeberapa tempat perindukan vektor potensial, disamping itu juga telah dilaksanakan pelatihan bagi petugas puskesmas pembantu dan petugas bidan sebanyak 200 orang dalam hal ini pengambilan dan pewarnaan sediaan darah malaria. Kegiatan rutin yang senantiasa dilaksanakan adalah penemuan dan pengobatan penderita malaria serta melaksanakan survey di daerah peningkatan kasus malaria, hal ini penting dilaksnaakan guna menghindari terajdinya kematian akibat malaria atau kejadian luar biasa (KLB).

Perlu diingat bahwa penyebaran malaria sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti perubahan lingkungan,sosial budaya  masyarakat, resistensi obat dan terbatasnya jangkauan pelayanan kesehatan di beberapa wilayah. Dalam pengendalian malaria perlu peran serta pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk  memperluas jangkauan pelayanan kesehatan ke desa-desa terpencil yang endemis malaria dan menggerakan peran serta masyarakat dalam pencegahan malaria.

Dalam rangka peringatan “Hari malaria sedunia ke – 2 “, Dinas Kesehatan Kab.Banggai akan melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan terpadu yang melibatkan beberapa program terkait seperti :

  • Malaria
  • Ispa
  • Kesehatan Lingkungan
  • Yankes
  • Gizi dan KIA
  • Diare
  • Tb Paru
  • Laboratorium Kesmas

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan adalah :

  1. Pengobatan gratis
  2. penemuan dan pengobatan penderita Malaria
  3. Pemeriksaaan ISPA
  4. Pemeriksaan kesehatan ibu dan anak
  5. Pemeriksaaan dan Konsultasi gizi
  6. Survey dan penanganan sanitasi lingkungan
  7. Pemeriksaan air dgn metode H2S
  8. Kelambunisasi
  9. Pemeriksaan penyakit lainnya

Kegiatan “hari malaria sedunia” untuk Kab.banggai akan di pusatkan di desa terpencil desa Doda Kec.Bunta dengan sub desa  mumpe dan lanang,wilayah kerja puskesmas Bunta dengan jumlah penduduk kurang lebih 788 jiwa (API 231,2 permil)

malarias2222Disadari bahwa segala upaya pemberantasan penyakit malaria telah dilakukan dan dilaksanakan oleh pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan namun segala upaya tersebut tidak akan berhasil tanpa dukungan dari masyarakat. Oleh karena itu sosialisasi tentang penyakit malaria ini perlu senantiasa disampaikan kepada masyarakat agar masyarkat trmotivasi untuk memberantas penyakit ini.

About these ads

2 Tanggapan

  1. mantafffff… mana foto kegiatannya ???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: