SURAT KETERANGAN TIDAK MAMPU MASIH BERLAKU

BERITA DEPKES ……..

Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), Kartu Sehat atau Kartu Askeskin masih tetap berlaku sampai dengan 31 Agustus 2008 yaitu selesainya pendistribusian kartu peserta Jamkesmas berjumlah 76,4 juta kartu yang menjadi tugas dan tanggung jawab PT Askes (Persero). Terhitung mulai 1 September 2008, pelayanan kesehatan menggunakan Kartu Jamkesmas.

Demikian penjelasan Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Dr. H. A. Chalik Masulili, MSc pada Jumpa Pers Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), 4 Juli 2008, di Gedung Depkes Jakarta, didampingi Kepala Pusat Komunikasi Publik dr. Lily S Sulistyowati, MM, menanggapi pemberitaan Media Indonesia.

Faktanya, untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin yang tidak masuk kuota BPS, Pemda Jawa Timur mengupayakan melalui program Jamkesda yang pelaksanaannya harus didasarkan atas Peraturan Daerah (Perda).

Menurut Dr Chalik Masulili Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan, kartu Askeskin yang telah diterbitkan oleh PT Askes pada tahun 2007 baru selesai sekitar 60%.

Untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan dalam program Askeskin 2007, maka Departemen Kesehatan melakukan penyempurnaan antara lain:

1.      Dana pelayanan, disalurkan langsung dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) ke pemberi pelayanan kesehatan (PPK) melalui rekening Bank Rumah Sakit, tidak lagi melalui PT Askes. Sementara itu, pelayanan di Puskesmas disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

2.      Verifikasi klaim akan dilakukan oleh Verifikator Independen di setiap rumah sakit penyelenggara program Jamkesmas. Verifikator Independen juga akan diaudit oleh auditor internal (Irjen Depkes dan BPKP) maupun auditor eksternal (BPK). Anggota Tim Verifikasi diusulkan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, diangkat oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi atas nama Menteri Kesehatan.

3.      Sambil menunggu Tim Verifikator Independen, rumah sakit dapat memanfaatkan Tim Verifikator rumah sakit yang sudah ada.

4.      Program Jamkesmas tahun 2008 dilaksanakan sejak 1 Januari – 31 Desember 2008 dengan biaya yang bersumber dari Dana Bantuan Sosial Pemerintah melalui DIPA Depkes.

5.      PT Askes menyelenggarakan manajemen kepesertaan, meliputi:

a)      Melakukan penatalaksanaan kepesertaan (advokasi ke Bupati/Walikota untuk menetapkan sasaran, pencetakan blanko kartu, entry data, penerbitan dan pendistribusian kartu, dll),

b)       Melakukan penatalaksanaan pelayanan (menetapkan keabsahan identitas peserta untuk memperoleh pelayanan RJTL, IGD dan RITL dan melakukan telaah utilisasi kepesertaan),

c)       Melakukan penatalaksanaan organisasi dan manajemen kepesertaan (penanganan keluhan, pengolahan dan analisa, dan pelaporan).

Dalam program Jamkesmas, Bupati dan Walikota yang menetapkan masuk atau tidaknya seseorang ke dalam kriteria masyarakat miskin. Kriteria awal masyarakat miskin memakai data dari Badan Pusat Statistik (BPS), tetapi penetapannya diserahkan kepada Bupati dan Walikota.

Dr Chalik Masulili menjelaskan, dalam petunjuk pelaksanaan yang berlaku sejak Juli 2008, apabila terdapat jumlah masyarakat miskin diluar kuota, maka pembiayaan dilakukan pemerintah daerah. Tetapi, apabila pemerintah daerah merasa belum siap dalam pendanaan, maka sampai tanggal 1 September 2008 pembiayaannya dilakukan oleh Jamkesmas pusat melalui anggaran Departemen Kesehatan RI. Jadi, peserta Jamkesmas yang menggunakan kartu Askeskin maupun SKTM, baik yang masuk dalam kuota maupun yang tidak, biayanya masih menjadi tanggung jawab oleh Jamkesmas pusat.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon/faks: 021-5292 1669, 021-522 3002 atau alamat e-mail puskom.publik@yahoo.co.id.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: