PERKEMBANGAN DESA SIAGA KABUPATEN BANGGAI SUDAH SEJAUH MANA ????

Suatu penghargaan yang cukup membanggakan diraih PEMDA kota palu khususnya apresiasi yang besar bagi Dinkes kota Palu dimana mampu mengembangkan 100% desanya menjasi desa siaga dan berhak mendapatkan piagam beserta dana operasional sebesar 1 milyar, yang diserahkan langsung ibu Menkes Siti Fadilah Supari kepada Walikota Palu.

Hal ini tentunya tidak lepas dari peran serta Dinkes Palu yang begitu gencar dan proaktif dalam mengembangkan desa siaga yang merupakan salah satu primadona program ibu menteri. Untuk skala nasional terdapat 9 (sembilan) propinsi dan kab/kota yang mendapatkan piagam tersebut termasuk kota palu…..salut buat kota palu,berkaca dari keberhasilan tersebut tentunya akan memotivasi pemda-pemda di sulawesi tengah untuk terus mengembangkan desa siaganya…

Untuk Kabupaten banggai perkembangan desa siaga sudah sejauh mana??????dari 271 desa yang ada hingga tahun 2008 mungkin belum separuh poskesdes yang dibangun hal ini mengingat jumlah desa yang banyak serta kondisi desa yang banyak tergolong kategori sangat terpencil….

Target yang diberikan Depkes yaitu hingga tahun 2010 semua desa di Indonesia sudah menjadi desa siaga….untuk Kabupaten Banggai apakah bisa mencapai target???optimis???atau pesimis????tentunya hal itu bergantung pada kepedulian PEMDA Banggai dan Dinkes Banggai untuk terus mensosialisasikan dan mengadvokasi program tersebut.

Sekedar  info PEMDA Banggai melalui Dinkes Banggai sudah cukup mengakomodir program tersebut yaitu  dengan setiap tahun mengalokasikan anggaran/dana dari tahun 2006 hingga sekarang untuk kegiatan pengembangan Desa siaga dan pembangunan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes)…..untuk data lengkapnya sudah berapa terbangun POSKEDES di Kab.Banggai belum kami update.

Nih contoh bangunan POSKESDES yang sdh dibangun :

poskesdes-eteng-compress

Satu Tanggapan

  1. Sebenarnya bisa cepat. Namun karena program ini juga adalah proyek, jadi pelaksanaanya jadi tidak beres.
    LIhat saja tahun lalu, sudah disampaikan Desa Taugi di Kecamatan Masama mendapatkan alokasi anggaran untuk pembangunan Poskesdes.

    DALAM MUSREMBANG SUDAH MASUK, SAAT RESES JUGA DIBILANG SUDAH MASUK, WAKIL BAPPEDA YANG IKUT MUSREMBANG DAN RESES SUDAH BACAKAN DI DEPAN UMUM

    Apa yang terjadi? kemudian? karena bakurampas proyek, akhirnya Desa Taugi tidak jadi dapat, dan dipindahkan di desa lain.
    Kapan bisa sukses..?????
    Padahal, Desa Taugi sudah ditetapkan sebagai desa siaga, sayangnya desa ini tidak dibangunkan poskesdes.
    malah desa-desa yang tidak punya bidan desa, sudah dibangun Poskesdes? kalau nanti poskesdesnya jadi, bidan desanya dari mana? dari desa lain? alaaaaaaaa……..basssiiii.
    Kenapa bukan desa yang sudah ada bidan desanya yang dibangun duluan, biar bisa jalan normal….
    Selama proyek Poskesdes masih di perebutkan siapa yang jadi pelaksanakanya, program ini CUMA MOJADI SORGA TALINGA…..BOSSSSSS
    Dinas Kesehatan boleh sukses di laporan, tapi nonsen di lapangannnnn. kalau begini caranya, Indonesia sehat 2010….itu hanya mimpi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: