KEMENKES LUNCURKAN PENGADAAN BARANG SECARA ELEKTRONIK

Kemenkes luncurkan layanan pengadaan barang (e-Procurement) secara elektronik /LPSE. Keuntungan bagi Kemenkes, mendapatkan penawaran yang lebih banyak, mempermudah proses administrasi, dan mempermudah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)/panitia mempertanggungjawabkan proses pengadaan. Untuk penyedia barang bisa menciptakan persaingan usaha sehat, memperluas peluang usaha, membuka kesempatan pelaku usaha mengikuti lelang, dan mengurangi biaya transportasi. Sedangkan keuntungan bagi masyarakat yaitu memberikan kesempatan masyarakat luas untuk mengetahui proses pengadaan. Untuk dapat mengikuti e-Procurement, para penyedia barang harus mendaftarkan perusahaannya di LPSE Kemenkes. Cara pendaftarannya :

1)    melakukan pendaftaran secara online pada portal LPSE Kemenkes dengan alamat : http://www.lpse.depkes.go.id

2)    mendatangi LPSE terdekat untuk verifikasi dengan membawa kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan, yaitu:

•    Akta Pendirian;
•    KTP pemilik perusahaan;
•    NPWP;
•    SIUP/SIUJK/Ijin Usaha Sesuai Bidang;
•    TDP;
•    Surat Keterangan Domisili Perusahaan;
•    Form pendaftaran;
•    Form keikutsertaan.

Tugas LPSE : 1) mengoperasikan dan memelihara sistem pelayanan pengadaan barang/jasa secara elektronik, 2) melakukan verifikasi penyedia barang/jasa yang akan mendaftarkan untuk memperoleh User ID dan Password penggunaan LPSE, 3) memberitahukan kepada PPK apabila ditemukan penyimpangan-penyimpangan prosedur atas pelaksanaan pengadaan barang/jasa secara elektronik.

Fungsi LPSE : 1) menyusun program kegiatan pengelolaan pengadaan barang/jasa secara elektronik di lingkungan Kemenkes, 2) memberikan pelatihan kepada PPK, Panitia/Pejabat Pengadaan/ Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan Penyedia Barang/Jasa secara elektronik, 3) memberikan pelayanan kepada PPK, Panitia/Pejabat Pengadaan/ ULP dan Penyedia Barang/Jasa dan sebagai media penyedia informasi dan konsultasi atau fungsi help desk, 4) memberikan informasi dan data yang berkaitan dengan proses pengadaan barang/jasa yang telah dilakukan oleh pengguna untuk kepentingan proses audit sesuai ketentuan yang berlaku, 5) melaksanakan ketetusahaan unit LPSE dan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Jenderal.
Proses pengadaan barang/jasa secara elektronik meliputi : 1) pengumuman lelang oleh panitia, 2) Upload dokumen lelang oleh panitia, 3) Download dokumen lelang oleh penyedia, 4) penjelasan lelang, 5) Upload penawaran oleh panitia, 6) pembukaan dokumen penawaran oleh panitia, 7) evaluasi penawaran oleh panitia, 8) penetapan pemenang oleh PPK, 9) pengumuman pemenang, 10) sanggahan kepada PPK.

Aplikasi e-Procurement LPSE dapat digunakan oleh semua PPK/panitia pengadaan dengan melakukan pendaftaran di LPSE Kemenkes disertai menunjukan SK tentang penunjukan panitia pengadaan dari instansinya untuk mendapatkan kode akses aplikasi e-Procurement LPSE. PPK dapat meminta panitia pengadaan/unit layanan pengadaan untuk melakukan pengadaan secara elektronik dengan mendaftarkan paket pengadaan yang bersangkutan pada LPSE.
Untuk mendapatkan pemahaman yang memadai tentang aplikasi e-Procurement LPSE, penyedia dapat mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh LPSE Kemenkes.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon: 021-52907416-9, faks: 52921669, Call Center: 021-500567, 30413700

2 Tanggapan

  1. mohon kerja sama dan bimbingan lebih lanjut

  2. mohon info teraktual bulan Nop 2010 lelang pengadaan barang dan jasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: