Forum Mutu “IHQN 2011”

Peran e-health, Tehnologi Kesehatan, Pendidikan dan Penelitian Dalam Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien di Indonesia
Bali, 26-30 September 2011

Diselenggarakan oleh:
Indonesian Healthcare Quality Network (IHQN)

Organizer:
Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan (PMPK) FK-UGM
dan Rumah Sakit Surya Husadha, Denpasar, Bali

Co-organizer:
RSUP Sanglah, Denpasar, Bali
Dinas Kesehatan Provinsi Bali
Dinas Kesehatan Kota Denpasar
PERSI cabang Bali
PT. Askes Indonesia

Pendahuluan
Dunia pelayanan kesehatan internasional pada saat ini telah menggunakan berbagai macam pendekatan untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pasien yang diberikan oleh berbagai jenis sarana pelayanan kesehatan. Pendekatan tersebut meliputi penggunaan tehnologi baik software (termasuk e-health) maupun hardware, penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan untuk peningkatan komptensi baik secara formal maupun informal serta pelaksanaan penelitian baik terapan maupun keilmuan. Inisiatif pelaksanaan berbagai pendekatan tersebut berasal dari berbagai institusi, baik dari regulator (seperti Kementerian atau Dinas Kesehatan, organisasi profesi, lembaga pembiayaan kesehatan ataupun NGO) maupun dari provider pelayanan kesehatan (seperti RS dan Puskesmas).
Berdasarkan pendekatan tersebut maka Forum Mutu Indonesian Healthcare Qulality Network (IHQN) tahun 2011 ini yang merupakan Forum ke 7 kalinya, akan diselenggarakan dengan mengusung tema Peran e-health, tehnologi kesehatan, pendidikan dan penelitian dalam peningkatan mutu dan keselamatan pasien di Indonesia. Tema forum ini sesuai dengan tema yang akan digunakan pada forum sejenis ditingkat internasional yang diselenggarakan oleh International Society for Quality in Healthcare (ISQua) di Hong Kong pada tahun ini.

Tujuan
Forum Mutu IHQN 2011 diadakan untuk memfasilitasi pembahasan konsep dan pengalaman upaya-upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien di Indonesia. Terdiri dari 5 bentuk kegiatan: Seminar, Workshop, Pameran Poster, Pelatihan dan Studi Banding

Peserta
Peserta yang diharapkan hadir berasal dari:
– Regulator: Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, Organisasi Profesi, lembaga asuransi/pembiayaan kesehatan, lembaga sertifikasi/akreditasi, LSM dan sebagainya
– Pengelola sarana pelayanan kesehatan: Direktur RS, Manajer RS, Kepala Puskesmas dan Pimpinan sarana pelayanan kesehatan lainnya
– Klinisi: Dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, penunjang medik
– Mahasiswa: S1, S2, Pendidikan dokter spesialis, S3
– Pemerhati mutu pelayanan kesehatan: Perguruan tinggi, Peneliti, Konsultan

AGENDA PRE DAN POST FORUM MUTU

(Pilihan 1): Pelatihan Penyusunan Indikator Kinerja RS: Integrasi indikator berbasis BSC, ISO 9000, Akreditasi 12 Bidang dan Patient Safety, PPI, K3.
Pelatihan ini akan meningkatkan kompetensi para peserta dalam menyusun indikator kinerja yang akan menjadi basis bagi penyusunan KPI (key performance indicator) bagi masing-masing staf. Pelatihan ini juga akan menyajikan cara untuk mengintegrasikan berbagai indikator yang ada di RS menjadi sebuah kesatuan utuh sehingga dapat meningkatkan efektifitas sistem pengukuran kinerja baik di tingkat RS, unit maupun individu. Materi pelatihan ini disusun berdasarkan pengalaman RS Surya Husada dalam mengembangkan indikator kinerja.
– Tanggal: 26 September 2011
– Tempat: Gedung Serbaguna RS Surya Husadha
– Narasumber Jhoni Setiawan (Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM)
– Fasilitator: dr. Made Hema Dewi, MM (Bagian SPI dan QA RS Surya Husadha)

(Pilihan 2): Workshop Pengembangan Competency Based Human Resource Informaton System (CBHR-IS) di RS.
Workshop ini akan membahas proses pengembangan CHBR-IS yang merupakan adopsi sistem serupa di PLN Jawa Timur. Workshop akan membahas konsep pengembangan sistem informasi kompetensi SDM dan sosialisasi persiapan implementasi CBHR-IS RS Surya Husadha.
– Tanggal: 27 September 2011
– Tempat: Gedung Serbaguna RS Surya Husadha
– Narasumber: dr. Widodo (FKM Unair)
– Narasumber: dr. AA Dwi Setiadi MARS(Direktorat SDM RS Surya Husada)
– Diskusi untuk penyusunan pendoman pengembnagan CHB-RIS

(Pilhan 3): Pelatihan evaluasi patient safety dengan metode PSC.
RS sudah banyak melakukan pelaporan KTD maupun KNC sebagai bagian dari pelaksanaan program keselamatan pasien, pelatihan ini akan meningkatkan kompetensi para peserta agar lebih terampil melakukan evaluasi program patient safety dengan metode problem solving cycle.
– Tanggal: 27 September 2011
– Tempat: Gedung Serbaguna RS Surya Husadha
– Narasumber: Dr. Slamet Riyadi, DTM&H  (Dirut RS Dr Soetomo)
– Fasilitator: Dr. Donny (RS Surya Husadha)

(Pilihan 4): Studi Banding Unit Luka Bakar, IGD, Unit therapi Methadone, HIV/AIDS RS Sanglah.
RS Sanglah memiliki unit luka bakar yang dirancang dengan standar internasional
– Tanggal: 30 September 2011
– Narasumber: Tim RSUP Sanglah

(Pilihan 5) Workshop:penyusunan rencana kerja penerapan standar JCI

(Pilihan 6) Pelatihan WHO-SSCL

Presentasi Poster
Peserta Forum Mutu dipersilahkan untuk membawa poster yang menyajikan pengalaman upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang dilakukan di instansi masing-masing. Format poster disarankan dicetak berwarna dalam ukuran kertas A1 dan minimal menggambarkan tujuan, metode dan hasil dari upaya yang dilakukan. Panitia akan menyediakan papan display sebagai tempat menempelkan poster selama Forum Mutu berlangsung. Poster terbaik akan mendapatkan sertifikat dan hadiah menarik.

Biaya
Pelatihan (26 atau 27 September 2011) Rp. 500.000.- / orang / pelatihan
Forum Mutu (28-29 September 2011): Rp. 1.500.000,- / orang
Studi banding (30 September 2011): Gratis untuk peserta Forum Mutu
Biaya tersebut termasuk kit seminar/pelatihan, materi dalam bentuk CD dan keanggotaan IHQN untuk tahun 2010-2011. Biaya tidak termasuk akomodasi.

Informasi dan Pendaftaran

PMPK FK-UGM
Sdri. Novi Telp: (0274) 549425 HP: 08157909418
Sdri. Yusri Telp: (0274) 549425 HP: 08111498442
e-mail: novi_pmpk@yahoo.com web: ihqn.or.id

RS Surya Husada
Sdri. Dian Telp: (0361) 233787 ext 513 HP: 087862123207
Sdr. Hery Telp (0361) 233787 ext 558 HP: 08113803735
e-mail: etc.ptsh@gmail.com         web: suryahusadha.com

Sekilas mengenai IHQN
Indonesian Healthcare Quality Network (IHQN) didirikan di Jakarta pada tahun 2005, merupakan lembaga not-for-profit, independen. IHQN berusaha untuk menjadi jaringan kerjasama antara para profesional, pemilik, manajer, regulator, peneliti, pembuat kebijakan dan konsumen sarana pelayanan kesehatan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman dan efisien bagi seluruh masyarakat Indonesia. Saat ini IHQN telah memiliki lebih dari 200 anggota baik institusi maupun individu. Pengurus IHQN telah menjadi anggota jejaring serupa di regional maupun internasional yaitu melalui Asian Society for Quality in Healthcare (ASQua) berpusat di New Delhi dan anggota International Society for Quality in Healthcare (ISQua) berpusat di Dublin.

Sekilas mengenai Forum Mutu
Forum Mutu Pelayanan Kesehatan (Forum Mutu) adalah agenda tahunan dari IHQN, diselenggarakan sejak tahun 2005 di kota-kota besar di Indonesia:
– Forum Mutu 2005 di Jakarta “Sistem pengendalian mutu internal dan eksternal untuk sarana pelayanan kesehatan”
– Forum Mutu 2006, di Denpasar “Implementasi patient safety di Indonesia“
– Forum Mutu 2007 di Surabaya “Tantangan Pengembangan Mutu Pelayanan Kesehatan: Antara Keselamatan Pasien, Biaya dan Efisiensi”
– Forum Mutu 2008 di Bandung “Mutu dan Keselamatan Pasien dalam Pelayanan Kesehatan: Antara Teknologi dan Budaya”
– Forum Mutu 2009 di Jogjakarta ”Desain Mutu dan Keselamatan Pasien Dalam Pelayanan Kesehatan: Struktur, Proses dan Outcome”
– Forum Mutu 2010 di Jakarta “Meningkatkan Mutu Outcome Pasien”

Forum Mutu memiliki ciri khas untuk selalu berusaha menampilkan praktisi upaya peningkatan mutu sebagai pembicara sehingga tidak bicara sekedar konsep, disamping itu Forum Mutu juga menggunakan model dari Berwick (2000) dengan berusaha menampilkan pembicara dari keempat topik:
– Konteks lingkungan misalnya dari Departemen kesehatan, Dinas kesehatan Provinsi dan Kab/Kota, lembaga asuransi dan organisasi sarana pelayanan kesehatan;
– Konteks organisasi misalnya dari perwakilan dari rumah-sakit, Puskesmas, apotik, laboratorium klinik dan dari organisasi manajer sarana pelayanan kesehatan;
– Konteks mikro pelayanan misalnya dari perwakilan dari klinisi: dokter, spesialis perawat dan bidan serta juga organisasi profesi.
– Konteks pasien misalnya dari lembaga perwakilan konsumen/pasien

Disamping itu sejak tahun 2009, tema Forum Mutu juga disesuaikan dengen tema Konfrensi ISQua dengan tujuan untuk memaparkan perkembangan terkini di dunia internasional kepada peserta Forum Mutu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: