Triliunan Rupiah Lari ke Pengelola Kesehatan Asing Tiap Tahun

JAKARTA (Pos Kota) – Maraknya orang berduit di Indonesia yang berobat ke luar negeri dikhawatirkan semakin menipiskan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas rumah sakit (RS) di dalam negeri.

Tiap tahun, triliunan rupiah lari ke kantong dokter dan pengelola RS asing akibat  pelayanan kesehatan di sini tak kunjung maskimal.

Badan Kesehatan Dunia (WHO)  pada 2010 mencatat, biaya yang  dikeluarkan oleh orang berduit berobat ke manca negara  mencapai Rp7 triliun per tahun.

Sekitar 50 persen  orang Indonesia yang berobat tadi  atau sebanyak 200 ribu orang, mengambil negara  tujuan  Singapura dan Malaysia sebagai destinasi pengobatan dan perawatan.

“Sesungguhnya kita bisa memberikan pelayanan kesehatan lebih baik dibanding negara-negara itu. Peralatan kesehatan di Indonesia pun sudah sangat canggih. Lalu kenapa kita harus berobat ke luar negeri,” cetus Menteri Kesehatan (Menkes) Nafsiah Mboi,  saat meresmikan RSU Bunda Jakarta, Selasa.

Ia berharap, kehadiran RS Bunda Jakarta yang memiliki sejumlah alat kesehatan canggih   dapat mengurangi orang kaya Indonesia berobat  ke luar negeri.

Menkes pun meminta kepada manajemen rumah sakit di Indonesia agar meningkatkan mutu pelayanan medik secara optimal, dan memberi kepuasan kepada pasien  sesuai dengan standar profesi dan layanan kesehatan internasional.

Direktur Pengembangan PT Bunda Medik, pengelola RSU Bunda Jakarta, dr. Ivan R. Sini, bertekad memberi layanan kesehatan terbaik di rumah sakitnya agar kalangan elit Indonesia tidak berobat ke luar negeri.

“Kami akan optimal memberi layanan. Kalau perlu pasien dari luar Pulau Jawa  kami jemput di Bandara Soekarno Hatta, dan mengantarnya ke hotel berbintang serta ke RS kami,” katanya.

Ivan mengatakan, RS Bunda menghadirkan pelayanan dan peralatan canggih yang lengkap. Di sana  selalu ada pembaharuan. “Kami harus selalu mengikuti pembaharuan, dan  berinvestasi.

Terlebih lagi produsen teknologi selalu berinovasi, sehingga menghasilkan produk lebih canggih,” jelas Ivan.

Rizal Sini, Komisaris Utama PT Bunda Medik, menuturkan pihaknya juga memiliki tanggung jawab dan kepedulian sosial tinggi untuk menghadirkan RS bertaraf internasional, namun dengan harga terjangkau.

“Kami tidak hanya mencari keuntungan. Kami juga  berupaya meningkatkan kualitas pelayanan RS, agar masyarakat yang sesuai target market kami, merasa nyaman dan terpuaskan dengan pelayanan prima kami,” urainya.

Dia menjelaskan, teknologi termutakhir telah menjadi sentral dan vital di RS Bunda. Di situ ada alat berteknologi tinggi seperti   USG 3D atau 4D, bedah anak, dan fasilitas pelayanan NICU-PICU.

“Kami juga mempunyai HFO Ventilator dan Nox Box. Di Jakarta kami termasuk yang terlengkaplah. Mungkin hanya satu atau dua rumah-sakit yang punya,” ungkap dia.

http://www.mutupelayanankesehatan.net/index.php/107-triliunan-rupiah-lari-ke-pengelola-kesehatan-asing-tiap-tahun

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: